Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Tata Steel, Sinergi antara Profit dengan Kepedulian Sosial

Leave a comment

Disarikan dari:

Tata Steel: A Century of Corporate Social Responsibilities. Kathryn Hughes, Jean-Francois Manzoni, Vikas Tibrewala. 2004. INSEAD-PricewaterhouseCoopers Research Initiative on High Performance Organizations.

“Pastikan jalanan ditumbuhi dengan pepohonan yang rimbun. Pastikan ada tempat yang cukup untuk taman-taman. Sisakan tempat untuk lapangan sepakbola dan hoki. Sediakan pula tempat untuk pura, masjid, dan gereja”. Begitu pesan yang disampaikan Jamsetji N. Tata –pendiri Tata Steel– pada 1919 ketika akan menyerahkan pengelolaan Tata Steel kepada puteranya. Semenjak dari awal berdirinya, perusahaan baja ini memang menaruh kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan kehidupan sekitarnya. Kota Jamshedpur –nama diberikan sebagai penghormatan terhadap Jamsetji N. Tata– diakui menjadi kota yang tertata dan memilihi kualitas kehidupan yang sangat baik.

Tata Steel, yang kemudian mengembangkan bisnisnya dalam bidang engineering, power, teh, hotel, dan IT, berusaha melakukan sinergi antara keuntungan perusahaan dengan kepedulian sosial. Banyak pihak, termasuk konsultan-konsultan terkenal seperti McKinsey, Arthur D. Little, dan BCG, meragukan usaha untuk menyeleraskan dua hal yang bertolak belakang ini. Namun, Tata Steel membantah semua keraguan tersebut dengan pencapaian peningkatan profit yang sangat signifikan, dibarengi dengan program penyediaan sekolah untuk 10.000 pelajar, rumah sakit yang merawat 40.000 pasien per tahun, jalan raya sepanjang 500 km, stadion kriket dengan kapasitas 22.000 penonton, dan pembangkit listrik yang mencukupi kebutuhan seluruh warga kota Jamshedpur.

Sejak awal, Tata Steel mempercayai bahwa kepedulian sosial, terhadap karyawan dan warga kota tidak akan merugikan perusahaan. Kepedulian justru akan meningkatkan loyalitas karyawan dan warga kota, sehingga kinerja juga akan meningkat, dan pada akhirnya peningkatan profit akan dinikmati. Kepedulian sosial ini juga benar-benar dipraktekkan. Sebagai contoh, untuk pengambilan keputusan-keputusan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bersifat strategis, Tata Steel akan melibatkan karyawan dan warga kota untuk secara aktif ikut menyampaikan pendapatnya.

Program penguatan CSR ini memang sudah dari dahulu aktif dilaksanakan, dan hebatnya, Tata Steel sudah melaksanakan program CSR yang bahkan belum terpikirkan oleh Pemerintah India. Sebagai contoh, Tata Steel telah melakukan pengurangan jam kerja karyawan dari 12 jam menjadi 8 jam pada tahun 1912, padahal Pemerintah India baru menerapkan peraturan tersebut 36 tahun kemudian. Tata Steel juga sudah melakukan pengaturan uang pensiun pada tahun 1937, dimana Pemerintah India baru mengesahkan undang-undang pensiun pada tahun 1972.

Meskipun pelaksanaan program CSR sekarang sudah disubkontrakkan, kebijakan CSR Tata Steel tetap mengikuti pakem yang telah dirumuskan bertahun-tahun yang lalu. Inti dari program CSR diatur oleh divisi tersendiri dalam perusahaan yang disebut dengan Town Division. Berbeda dengan perusahaan lain yang mungkin menganggap bahwa divisi yang mengurusi CSR adalah kurang bergengsi –karena tidak bekerja pada core business–, karyawan Tata Steel sangat bangga dan merasa mendapatkan pengalaman yang sangat berharga saat bekerja pada Town Division. Tentu saja ini menjamin keberlangsungan program CSR perusahaan yang luar biasa. Sebuah contoh yang mungkin bisa diterapkan di Indonesia, dimana program CSR masih dianggap sebagai pemanis, tanpa dilandasi tujuan yang benar-benar mulia.

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s