Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Cerita Buat Bung Karno-Bung Hatta

1 Comment

Di masa damai ini

Bung berdua kami panggil kembali

Cobalah mengaso barang sejenak

Dengarkan cerita yang kami bikin ini

Bung Karno, Bung Hatta

Bung berdua tentunya lebih mengetahui

Berapa jiwa yang harus digadaikan

Buat bikin negara ini bisa mendongakkan dagu

 

Negara dan rakyat anak darahmu sendiri

Bung berdua lahirkan dengan hampir mati

Bung berdua asuh sampai badanmu sendiri remuk redam

Mengumpulkan yang tercecer

Dari yang tercecer digabungkan satu per satu

 

Bung berdua selalu kumandangkan

Negara ini punya yang namanya budaya luhur

Budaya yang tidak hanya dalam alam pikiran

Tetapi juga diterapkan dalam keseharian

Biar bangsa lain juga tahu

Kami ini bangsa yang beradab

 

Bung berdua ajarkan kepada kami

Negeri ini negeri kami sendiri

Kerja kerja kerja

Mandiri mandiri mandiri

Bangsa kita bukan bangsa peminta-minta

 

Biar kami bangga jadi kawula Nusantara

Biar kami siap sedia bela negara ini

Biar kami siap sedia bangun negeri ini jadi besar

Biar kami tunjukkan kalau negeri ini ada yang bisa dibanggakan

 

Bung Karno-Bung Hatta

Sekarang dengarkanlah

Cerita kami baru akan dimulai

 

Kami sekarang rupanya tidak seperti yang bung berdua harapkan

Sudah tidak kami rasakan yang namanya kesatuan

Saling mencurigai dan berlomba untuk bikin negara sendiri

Saling tumpahkan darah sesama anak darahmu

 

Tidak kami pahami lagi apa itu budaya luhur

Jangankan gamelan yang kami tak tahu apa itu

Tidak ada lagi sisa-sisa peradaban luhur dalam darah kami

Tepa selira, tenggang rasa

Ah, terhadap itu semua kami bilang seperti ini

Itu hanya ajaran di bangku sekolah

 

Pun terhadap negeri kami sendiri

Kami sekarang sudah tidak peduli

Kami jual segala yang bisa dijual

Atas nama kemakmuran rakyat

Kami gadai segala yang disukai tuan-tuan asing

Kami sorongkan kotak tempat menampung uang

Kepada tuan-tuan bijakasana tersebut

 

Apa itu berdikari

Tidak pernah kami dengar

Kebanggaan terhadap Indonesia

Cuma sekedar pemanis di mulut kiranya

Lebih-lebih nasionalisme

Sudah lama masuk ke arsip sejarah usang

 

Bung Karno-Bung Hatta

Beginilah macam cerita kami

Kami persembahkan untuk bung berdua

Di hari yang berbahagia ini

Tepat delapan kali delapan masa edar negeri ini

Kalian ucapkan dengan gagah: Kemerdekaan!

 

Kecewa, kecewalah bung

Marah, marahlah bung

Biar berkobar lagi semangat kami

Biar kami sadar dari tidur yang meninabobokan

Kerja belum selesai

Masih harus terus korbankan segala yang kami punya

Dalam jiwa, dalam raga

Seperti yang sudah bung berdua teladankan

Biar kami tidak malu

Terhadap apa yang sudah bung berdua ucapkan dengan gagah

Kemerdekaan!

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

One thought on “Cerita Buat Bung Karno-Bung Hatta

  1. Rul, aku baru ngeh kayaknya kamu pernah “bertanya” kepada pionir negara ini dua kali. Kepada Ki Hajar Dewantara dan Bung Karno-Hatta ya?

    Aku mau share ttg regenerasi bangsa ini. Kalau ditanya mau ke mana bangsa ini akan dibawa, aku juga gak tahu mau kemana, rul.. Kalau dilihat ke sekitar kita, tingkat konsumsi orang Indonesia terhadap produk luar yang menggila di pusat perbelanjaan, antusiasme anak-anak muda mengikuti acara musik yang diadakan pada jam produktif, hingga para ahli dan cendikiawan yang menjadi raja di negri orang..

    Jadi, kita ini mau kemana ya sebenarnya?

    Jika para petinggi negara ini mengatakan: perjuangan kemerdekaan belum selesai, kadang aku bingung rul, perjuangan yang mana ya? Rencana jangka panjang ataupun jangka pendek nya petinggi-petinggi tersebut terhadap negara ini pun bahkan aku tidak tahu. Apa kita dirikan negara ini negara “junk” saja?

    Huauhua, ini komen sepertinya panjang dan sangat ngelantur kemana2. Semoga beneran ya masing-masing dari kita bisa mewujudkan arti kemerdekaan bersama-sama. Satu nusa. Satu bangsa. Satu bahasa.

    Merdeka!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s