Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Rendezvous!

2 Comments

Malam ini hujan turun rintik-rintik dan petir membelah langit

Segera aku teringat kepada kata sandimu waktu itu

Rendezvous!

Aku segera datang ke tempat yang kamu janjikan dan kupatuhi pesanmu waktu itu

“Datanglah seorang diri dan siapkan korek api, dingin kamar itu bisa menembusi tulang”

Dengan belati aku tikam semua jiwa yang lewat di depanku

Kuingin datang seorang diri, demi memenuhi persyaratanmu

 

Empat belas tempat sudah aku lewati

Dan enam ratus sembilan belas jiwa kutikam sampai mati

Manusia, iblis, setan, malaikat semua harus dibinasakan

Dan jiwa yang sudah melayang itu mengutukiku di sepanjang perjalanan

Tapi aku tidak peduli, Adik

Karena kuingin itu terjadi

Rendezvous!

 

Tepat di tikaman ke enam ratus dua puluh aku tahu kalau kamu datang

Seperti dulu, wangimu masih menggetarkan langit dan bumi jantung hatiku

Tubuhmu yang tembus pandang melolosi tulang belulangku

Tiba-tiba kamu berkata “kamu menyalahi janji, kenapa turut kau bawa pisau?”

Tamparan kalimatmu yang kedua “karena itu aku jadi tidak bisa menemuimu”

Diakhiri dengan tikaman “padahal aku juga inginkan itu, Rendezvous!”

 

Tubuhmu tidak lagi tembus pandang

Sinar bercahaya mengisi rongga-rongga ragamu

Aku menggigil dan kita berdua jadi saling pangling

 

Pisau tergenggam erat di tangan dan siap kusambitkan ke cahaya itu

Tapi aku takut itu akan mengenaimu juga, Adik

Sehingga untuk selamanya kita tidak bisa lagi menjanjikan ini

Rendezvous!

 

Ah, adik

Ternyata kamar ini cuma dua kali tiga meter

Terlalu sempit untuk meregang nyawa

 

Kamu benar, kamar ini sekarang menjadi sangat dingin

Aku keluarkan semua isi korek dan api yang mengangkasa terbuat darinya

Sedikit kehangatan kudapat, tapi lebih banyak tikaman di tubuhku yang berbekas

Setelah itu pisau laknat itu aku lempar ke kobaran api, tapi celaka dia masih tidak leleh

 

Aku putus asa, Adik

Aku masuk ke ke kobaran api dan kupandangi di langit samar-samar masih ada kata itu

Rendezvous!

 

Bandung, 3 Desember 2010 (cerita Agustus-September 2009)

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

2 thoughts on “Rendezvous!

  1. Rendezvous itu tentang apa sih mas?? kok aku gak mudeng blas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s