Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

Sarapan Pagi di Simpang Dago: Ketupat Sayur Padang Uda Pero

Leave a comment

Jalan Ir. H. Juanda, dekat Simpang Pasar Dago; Rp 8.000–12.000/porsi; 085222935743

Ketupat sayur padang dengan sayur nangka

Ketupat sayur padang dengan sayur nangka

Pengalaman selama delapan tahun tinggal di Cisitu membuat saya sangat hafal seluk-beluk kawasan sekitar situ, tidak terkecuali kulinernya. Salah satu kuliner yang terekam baik di memori adalah Ketupat Sayur Padang Uda Pero. Maka, begitu waktu itu ada kesempatan saya langsung menuju ke lokasi. Untuk mencapai tujuan, patokan paling gampang adalah Pasar Simpang Dago. Untuk menuju Pasar Simpang Dago Anda bisa memakai angkot Kalapa-Dago, Stasiun-Dago, atau Riung Bandung-Dago. Dari lampu merah simpang mengarahlah ke atas dan lokasi ada di sisi kiri jalan di deretan los penjual makanan.

Makan di Uda Pero ini paling cocok untuk sarapan. Jadi waktu itu saya kemari juga pagi-pagi. Begitu sampai, saya mengamati bahwa lokasi masih sama dengan dulu, hanya berupa gerobak di atas trotoar dengan belasan kursi plastik. Biasanya saya bertemu dengan Uda Pero yang agak besar badannya. Namun ketika itu yang melayani adalah dua orang anak muda, mungkin karena waktu itu adalah hari kerja yang tidak terlalu ramai. Jangan berharap ada meja atau tempat yang bersih. Untuk sementara lupakan itu dulu. Hajar bleh, dijamin rasanya nikmat.

Gerobak ketupat

Gerobak ketupat

Terdapat beberapa menu di warung ini, dua yang paling terkenal adalah ketupat sayur dan pecel padang. Saya memilih ketupat sayur padang. Default sayur dari menu ini adalah sayur nangka, namun Anda juga dapat memilih sayur pakis. Dua-duanya sama-sama enak. Dulu, lauk untuk ketupat sayur adalah selalu telur, namun waktu itu saya ditanya apakah memakai ayam atau telur, karena belum pernah mencoba, saya pun memilih lauk ayam. Pelanggan juga ditanya apakah mau memakai bumbu kacang.

Di tempat makan, semua sama rata

Di tempat makan, semua sama rata

Sebagaimana dapat dilihat di gambar, menu semua pilihan itu juga disajikan dengan kerupuk dan sambal merah padang. Aduk-aduk semua supaya bercampur dan sendoklah ke mulut. Sensasi yang didapatkan sungguhlah nikmat. Rasa rempah-rempah khas masakan Minangkabau bercampur dengan manis dan gurihnya bumbu kacang. Berbeda dengan sayur nangka di Jawa, sayur nangka padang rasanya tidak manis. Rasanya kuat dengan rasa rempah-rempah yang yang amat memanjakan lidah. Jika suka, Anda dapat menambahkan keripik balado, dijamin makinmaknyus.

Ketupat sayur ayam, ditambah dengan segelas air mineral, dihargai Rp 9.000. Sungguh harga yang amat murah untuk makanan selezat ini. Jadi, jika suatu saat Anda berada di daerah Dago, Bandung dan kebingungan mencari tempat sarapan yang enak dan murah, jangan ragu-ragu untuk berkunjung kesini.

Bandung, 10 April 2014

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s