Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB

“Sesuatu yang Tertunda”, Memori Masa SMA

Leave a comment

Dari dulu saya terbiasa bekerja dengan ditemani iringan musik. Rasanya hampa kalau bekerja dalam keadaan sunyi senyap. Pagi ini saya mengembangkan model matematis untuk sistem operasi di terminal peti kemas diiringi salah satu album favorit, “Sesuatu yang Tertunda” dari Padi.

Album ini dirilis pada tahun 2001, berarti sudah 13 tahun yang lalu. Saya ingat diluncurkannya menjelang saya lulus SMP dan waktu itu saya membeli kasetnya di Tanggul, 5 km dari Semboro. Entah dimana sekarang kasetnya. Beberapa saat setelah album ini diluncurkan, saya pindah ke Jember karena bersekolah di SMAN 1 Jember. Album ini ikut dibawa dan menemani hari-hari saya yang waktu itu terasa sepi karena masih tinggal di rumah bulik (tante). Enam bulan berikutnya, saya pindah ke kosan dan disana hidup saya lebih happy, hehe.

Berikut lagu-lagu yang ada di album ini. Ada beberapa lagu yang memorinya cukup berbekas.

  1. “Bayangkanlah”
  2. “Sesuatu yang Indah”. Single yang diluncurkan padi dan booming di radio. Jadi ingat masa-masa masih jadi pendengar setia Kiss FM Jember.
  3. “Semua Tak Sama”. Nah, single ini diluncurkan di Masa Orientasi Sekolah (MOS). Waktu itu masih homesick, hehe.
  4. “Kemana Angin Berhembus”
  5. “Lain Dunia”
  6. “Perjalanan Ini”. Salah satu legendaris. Selalu terkenang momen galau waktu hari Minggu sore di bis dari Tanggul ke Jember.
  7. “Seandainya Bisa Memilih”
  8. “Angkuh”
  9. “Lingkaran”
  10. “Kasih Tak Sampai”. One of the most memorable broken heart songs ever.

Album ini terjual sampai 2 juta kopi. Tetapi tidak hanya dari sisi komersil, dari sisi musikalitas pun Padi memang top. Mereka matang di festival-festival kampus. Waktu meluncurkan album pertamanya (“Lain Dunia”) pun para personil Padi sudah berada di umur yang matang, sekitar 23 tahun, setelah mereka lulus kuliah dari Unair. Sebagai salah satu bukti akan kualitas karya seni ini, di tahun 2007, majalah Rolling Stones menempatkan “Sesuatu yang Tertunda” di peringkat ke-55 dari daftar 150 Album Indonesia Terbaik.

Ah, jadi rindu masa-masa remaja 🙂

Groningen, 11 Desember 2014, jam 10:17 CEST

d

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s