Substansi

Ingin jadi wartawan, nyasar jadi guru

Refleksi tahun 2018 dan resolusi tahun 2019

Leave a comment

Tahun 2018 mengejutkan saya. Bukan soal karir yang biasa-biasa saja, dan memang juga saya tidak terlalu ngoyo. Tapi, soal kesehatan.

Tengah tahun saya cek kesehatan. Hasil lab mengejutkan. Tingkat kolesterol dan indikator risiko terkena penyakit kardiovaskular bukan cuma tinggi. Bahkan lebih tinggi dari batas paling maksimal. Saat dokter meminta supaya saya minum obat penurun kolesterol, di situ saya merasa seperti pesakitan. Di umur yang ke-32, saya ternyata tidak bisa menjaga tubuh dengan baik.

Tentu saja akar penyebabnya adalah pola hidup yang tidak sehat. Sebetulnya sudah terasa. Tangan kiri saya sering kesemutan dan nyut-nyutan. Badan saya mulai tidak proporsional, terutama perut. Terus terang dari dulu saya takut kalau badan saya out of shape (gemuk).

Momen itu menyadarkan. Meskipun umur Tuhan yang menentukan, tetapi kondisi kesehatan bisa kita kendalikan sendiri. Karir bagus, tabungan banyak, investasi di mana-mana (ini bukan kondisi saya, hanya sebagai perumpamaan), tetapi tidak sehat dan sakit-sakitan, rasanya tidak menyenangkan. Kesehatan adalah juga berupa investasi jangka panjang yang berharga. Apalagi ada anak dan isteri, dampaknya bisa berantai.

Paruh kedua tahun 2018 saya mencoba untuk hidup sehat. Olahraga dan makan yang lebih sehat. Yang pertama tidak terlalu sulit. Yang kedua sulitnya bukan main. Jadi, untuk tahun 2019, resolusi saya tidak muluk-muluk, utamanya fokus menjaga kesehatan, dengan cara-cara:

  1. Lari 1.000 km dalam satu tahun.
  2. Nabung dan beli sepeda untuk latihan.
  3. Latihan renang, sekaligus rutin mengajak anak berenang.
  4. Latihan triathlon. Ingin ikut half-triathlon tahun 2020.
  5. Makan makanan sehat (sulit!). Indikator: makanan kurang sehat (sop kaki kambing, sate dengan lemak, junk food, gorengan) maksimal 2x seminggu.
  6. Baca 12 buku dan menuliskan resensinya paling tidak setengahnya. Tahun ini saya baca 14 buku (2 biografi, 3 non-fiksi sejarah/politik, 2 novel, 7 kumpulan cerpen/novela), tetapi hanya 3 di antarnya yang saya tuliskan resensinya.
  7. Rata-rata screen time dengan HP maksimal 2 jam/hari (penting!)

Sudah itu saja. Untuk semuanya, selamat tahun baru 2019! Semoga sukses!

Author: Rully Cahyono

Pengajar yang terus belajar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s