Substansi

Ingin jadi wartawan, nyasar jadi guru


5 Comments

Tidak Enakan

Beberapa orang bilang kalau saya orangnya sangat blak-blakan. Saya tidak pernah sakit hati mendengar komentar ini, karena ibu dan istri saya sendiri juga bilang hal yang sama, hehe. Bahkan, ada teman yang bilang bahwa saya ini kurang cocok menjadi orang Jawa. Sifat saya lebih seperti orang bule.

Saya menyadari sepenuhnya bahwa I am frank. Dari dulu saya punya prinsip, “I would rather hurt you honestly than mislead you with a lie”. Saya kurang suka berbasa-basi. Buat saya, kejujuran dan keterbukaan itu nomor satu. Seperti kata orang Jawa Timur, “abang ngomong abang, ijo ngomong ijo”. Arti harfiahnya, “merah bilang merah, hijau bilang hijau”. Kalau diselami maknanya, kira-kira, “bicaralah apa adanya”. Continue reading


Leave a comment

Hidup di Luar Negeri

Setelah hampir tiga tahun tinggal di Belanda, menurut saya ada satu hal distinctive (pembeda) antara negara maju dengan negara berkembang.

Apakah itu pendapatan? Rasanya tidak. Pajak penghasilan disini progresif sadis. Bisa sampai 50%. Maka di Belanda, pendapatan setiap orang tidak jauh beda satu dengan yang lain. Sedangkan di Indonesia, lulusan perguruan tinggi ternama bisa dengan nyaman menikmati pendapatan tinggi. Contoh, menurut survei, alumni S1 salah satu PTN yang baru bekerja 2-3 tahun, rataan pendapatannya sudah 3 kali lipat pendapatan per kapita Indonesia. Continue reading


Leave a comment

Saat Kinan pertama kali digendong Bunda

Kinan dikeluarkan dari inkubator untuk pertama kalinya selama satu jam

Kinan dikeluarkan dari inkubator untuk pertama kalinya selama satu jam

This is one of my favorite pictures. Diambil pada tanggal 28 Januari 2015, di hari keempat Kinan berada di rumah sakit. Ketika itu Kinan untuk pertama kalinya digendong oleh Bunda.

Karena kondisinya yang kritis ketika lahir, Kinan berada di inkubator selama 8 hari. Selama dia di inkubator, dokter dan suster tidak pernah mewajibkan, tetapi selalu menganjurkan saya dan Intan untuk terlibat aktif dalam merawat Kinan. Mereka bilang, “ruang neonatologie (ICU) ini buka 24 jam sehari, kamu sangat dipersilakan kalau mau datang kesini sering-sering menengok anakmu”. Continue reading


Leave a comment

Menjadi manusia yang bermanfaat

Cerita kali ini masih seputar Kinantje. Oiya, putera kami ini belum berganti nama kok. Namanya tetap Kinan. Di Belanda, segala hal yang kecil biasanya diberi akhiran “tje”. Huruf “tj” dibaca “c”, seperti di ejaan lama. Misal broertje (saudara laki-laki kecil), rompertje (romper bayi), eentje (satu), dll. Termasuk juga nama anak kecil ditambahi “tje”. Jadi lucu saja kalau dipanggil Kinantje, hehe.

Jadi begini. Beberapa hari yang lalu, salah satu follower akun Instagram Kinan (@kinan.cahyono) mengucapkan terima kasih kepada bundanya Kinantje. Continue reading


Leave a comment

Menyiapkan mental untuk Kinan

Kinan usia 2 bulan

Kinan usia 2 bulan

Melanjutkan cerita sebelumnya, tanggal 9 Maret yang lalu kami bertemu dengan dermatolog (dokter ahli kulit) untuk mengobservasi penyakit anak kami. Kinan ditangani oleh Prof. M. F. Jonkman dari UMCG, Groningen. Setelah melihat CV-nya di internet, ternyata beliau adalah salah satu dermatolog top di Eropa. Alhamdulillah, Kinan is in good hands. Tidak semua bayi dengan penyakit seperti Kinan ditangani oleh seorang ahli seperti Prof. Jonkman. Sudah gitu gratis lagi biayanya. Jelas ini harus disyukuri. Continue reading


10 Comments

Kebetulan yang sudah diatur

Kinan usia 3 minggu

Kinan usia 3 minggu

Setiap orang tua pasti mengharapkan bayinya lahir dalam keadaan sehat. Setiap orang tua juga pasti tidak menginginkan ada kekurangan apa pun pada bayinya. Terlebih lagi, sudah pasti tidak ada orang tua yang ingin bayinya lahir dengan satu penyakit, yang mana dokter di seluruh dunia belum bisa menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Itulah kondisi ideal yang selama ini kita ketahui. Tetapi, Allah SWT tidak memberikan skenario itu kepada saya dan istri. Continue reading


Leave a comment

Sinar matahari saat musim dingin

Sinar matahari saat musim dingin di Belanda

Sinar matahari saat musim dingin di Belanda

Sinar matahari di Belanda saat musim dingin sangat langka. Belum tentu dalam seminggu total ada 10 jam matahari bersinar. Pantesan saja dulu betah banget Belanda di Indonesia. Tapi matahari disini menipu. Tetap saja dingin. 6 derajat.

Groningen, 16 Januari 2015

Foto ini diambil di samping Masjid Selwerd (Maroko), dekat kampus Zernike, Groningen


2 Comments

Kehamilan minggu ke-34: persiapan barang-barang bayi, kraamzorg, dan teraturnya penanganan kehamilan di Belanda

Seri Kehamilan #9

Commode & Baby crib

Commode & Baby crib

Tidak terasa kehamilan Intan sudah memasuki minggu ke-34. Artinya, kelahiran bayi pertama kami insha Allah bakal dalam 6 minggu lagi. Mengingat hari perkiraan lahir (HPL) yang sudah semakin dekat, seperti yang telah diceritakan sebelumnya, kami pun mulai menyiapkan barang-barang kebutuhan bayi. Di Belanda, persiapan ini terkait erat dengan salah satu badan yang menangani urusan kehamilan di negeri kincir angin, namanya Kraamzorg.

Continue reading