Substansi

Ingin jadi sastrawan dan wartawan, malah nyasar jadi dosen ITB


Leave a comment

Kemana Posyandu Kita?

Kinan di Consultatiebureau

Kinan di Consultatiebureau

Di negara maju seperti Belanda, yang mana pelayanan kesehatannya diganjar sebagai yang terbaik oleh Euro Health Consumer Index (EHCI), pemantauan tumbuh kembang anak adalah hal yang mudah, murah, dan menyenangkan bagi setiap orangtua. Di setiap wijk (setara dengan rukun warga), pemerintah telah menyediakan consultatiebureau (CB), sebuah lembaga yang secara fungsional mirip dengan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu).

Beberapa hari setelah kelahiran, perawat dari CB akan datang ke rumah untuk melakukan wawancara. Selanjutnya anak akan secara otomatis dijadwalkan kontrol rutin di CB pada usia 4 minggu, 8 minggu, 3 bulan, dan seterusnya sampai usia 3 tahun 9 bulan. Setiap kali kontrol, dokter CB memantau perkembangan berat dan tinggi badan, kemampuan motorik, sampai dengan kemampuan bicara. Imunisasi juga dijadwalkan secara rutin di CB. Continue reading


6 Comments

Mengintip Pelayanan Kesehatan di Negeri Belanda

Kinan waktu tes pendengaran di KNO (THT) rumah sakit

Kinan waktu tes pendengaran di KNO (THT) rumah sakit

Setelah tiga tahun tinggal di Belanda, dan terutama setahun terakhir intensif ikhtiar mengobati ichthyosis yang diderita Kinan, saya mengamati bahwa terdapat perbedaan signifikan antara antara pelayanan kesehatan di Indonesia dengan negeri tanah rendah. Secara umum, tentu kualitas pelayanan kesehatan di Belanda lebih unggul.

Oiya, saya tidak punya latar belakang pendidikan dan pekerjaan di bidang kesehatan. Jadi, mohon maaf jika pembahasannya tidak mendalam dan banyak kesalahan.

Seperti galibnya negara maju, Belanda menyadari bahwa kesehatan adalah salah satu wujud pelayanan publik yang terpenting. Dua yang lain adalah pendidikan dan transportasi umum. Maka, negeri yang hanya seukuran Provinsi Jawa Timur ini berusaha dengan serius untuk dapat menjamin kualitas kesehatan yang tinggi bagi 16 juta jiwa penduduknya.

Continue reading


Leave a comment

Saat Kinan pertama kali digendong Bunda

Kinan dikeluarkan dari inkubator untuk pertama kalinya selama satu jam

Kinan dikeluarkan dari inkubator untuk pertama kalinya selama satu jam

This is one of my favorite pictures. Diambil pada tanggal 28 Januari 2015, di hari keempat Kinan berada di rumah sakit. Ketika itu Kinan untuk pertama kalinya digendong oleh Bunda.

Karena kondisinya yang kritis ketika lahir, Kinan berada di inkubator selama 8 hari. Selama dia di inkubator, dokter dan suster tidak pernah mewajibkan, tetapi selalu menganjurkan saya dan Intan untuk terlibat aktif dalam merawat Kinan. Mereka bilang, “ruang neonatologie (ICU) ini buka 24 jam sehari, kamu sangat dipersilakan kalau mau datang kesini sering-sering menengok anakmu”. Continue reading


Leave a comment

Menjadi manusia yang bermanfaat

Cerita kali ini masih seputar Kinantje. Oiya, putera kami ini belum berganti nama kok. Namanya tetap Kinan. Di Belanda, segala hal yang kecil biasanya diberi akhiran “tje”. Huruf “tj” dibaca “c”, seperti di ejaan lama. Misal broertje (saudara laki-laki kecil), rompertje (romper bayi), eentje (satu), dll. Termasuk juga nama anak kecil ditambahi “tje”. Jadi lucu saja kalau dipanggil Kinantje, hehe.

Jadi begini. Beberapa hari yang lalu, salah satu follower akun Instagram Kinan (@kinan.cahyono) mengucapkan terima kasih kepada bundanya Kinantje. Continue reading


Leave a comment

Menyiapkan mental untuk Kinan

Kinan usia 2 bulan

Kinan usia 2 bulan

Melanjutkan cerita sebelumnya, tanggal 9 Maret yang lalu kami bertemu dengan dermatolog (dokter ahli kulit) untuk mengobservasi penyakit anak kami. Kinan ditangani oleh Prof. M. F. Jonkman dari UMCG, Groningen. Setelah melihat CV-nya di internet, ternyata beliau adalah salah satu dermatolog top di Eropa. Alhamdulillah, Kinan is in good hands. Tidak semua bayi dengan penyakit seperti Kinan ditangani oleh seorang ahli seperti Prof. Jonkman. Sudah gitu gratis lagi biayanya. Jelas ini harus disyukuri. Continue reading


10 Comments

Kebetulan yang sudah diatur

Kinan usia 3 minggu

Kinan usia 3 minggu

Setiap orang tua pasti mengharapkan bayinya lahir dalam keadaan sehat. Setiap orang tua juga pasti tidak menginginkan ada kekurangan apa pun pada bayinya. Terlebih lagi, sudah pasti tidak ada orang tua yang ingin bayinya lahir dengan satu penyakit, yang mana dokter di seluruh dunia belum bisa menemukan obat untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Itulah kondisi ideal yang selama ini kita ketahui. Tetapi, Allah SWT tidak memberikan skenario itu kepada saya dan istri. Continue reading